logo

Showing posts with label Sosial. Show all posts
Showing posts with label Sosial. Show all posts
Inovatif

Jangan cepat mengeluh dengan anak


Memang aku yang kandungkan anak ini selama 9 bulan. Lama. Memang aku juga yang melahirkan dia 6 bulan yang lalu. Sakit.  Tetapi anak aku bukan milik aku, dia adalah amanah dariNya. Dia milik Allah dan bila-bila masa sahaja Allah boleh ambil dia semula.  Jadi mengapa aku mengeluh untuk melayan dia tak tidur malam dan mahu bermain sedangkan aku selamba melayan kawan-kawan di kedai mamak sampai ke pagi? Jangan aku lupa, anak ini milik Allah. Bila-bila masa saja Dia boleh ambil semula.
Mengapa pula aku mengeluh kesal bajunya perlu dibeli lagi sedangkan baru saja dibeli bulan yang lalu? Sedangkan ramai lagi ibu bapa teringin membeli saiz lebih besar lagi. Apakan daya anak mereka lambat membesar pula. Jadi mengapa aku tak bersyukur dan gembira anak aku mengembang sihat? Mengapa aku mengeluh? Lupakah aku bahawa anak ini milik Allah dan bila-bila masa saja dia boleh ambil balik.  Aku mengeluh lemah lagi tidak mampu menyimpan wang di bank. Setiap bulan, ada saja kehendak dan keperluan anak ini.
“Matilah aku kalau macam ni ya Allah!”
Sedarkah aku bahawa ramai lagi yang berhabis berpuluh ribu namun masih tidak diberikan Allah rezeki yang dipanggil anak? Lupakah aku Allah itu pemberi rezeki? Dia pemilik kesemua di langit dan di bumi termasuklah anak ini. Ingatlah, bila-bila masa dia boleh ambil kembali anak ini.  Aku terus mengeluh. Tengah khusyuk bersembang di Facebook, si anak merengek-rengek meminta diangkat, diagah-agah pula.
“Ah! Mana boleh!  Nanti manja budak ni. Nah! Ambil ini dan mainlah sendiri!”
Allah, mengapa aku mengabaikan pinjaman Allah ini?  Entah berapa ramai yang menangis dan merayu dalam sujudnya di malam hari memohon dikurniakan anak sebagai penyeri hidup.  Tetapi Allah tak bagi. Allah berikan pada aku tetapi mengapa aku mengeluh?  Ini kan milik Allah dan bila-bila masa Allah boleh mengambilnya kembali.
Ya Allah, telah kau berikan aku anak sebaik, sesihat dan secantik ini. Tetapi masih juga aku banyak bunyi. Ampunkan aku ya Allah. Kau panjangkanlah jodoh dengan dia hingga syurgaMu. Sesungguhnya aku sering terlupa anak ini bukan milik aku tetapi dia milikMu. Bila-bila masa kau boleh ambil kembali.

Posting di ambil dari facebook Marina dan ditulis semula untuk artikel di HIBURAN.MY
Read More
Inovatif

Foto bertiga membawa sial, yang di tengah akan mati dulu?


Dalam kalangan masyarakat kita banyak yang beranggapan bahwa foto bertiga adalah terlarang kerana mereka percaya boleh menyebabkan orang yang di tengah akan mengalami nasib malang, malah mereka percaya boleh menyebabkan kematian. Misteri larangan foto bertiga ini sudah sejak lama menghantui masyarakat, sama ada golongan yang muda ataupun yang tua, yang tinggal di kota atau pun di kampung, ramai diantara mereka yang masih mempercayai hal tersebut. Malah orang yang sudah berpendidikan tinggi pun masih mempercayainya.

Kepercayaan yang berkembang luas di masyarakat ini kalau diselidiki lebih jauh, ternyata bukan berasal dari ajaran Islam. Sumber kepercayaan ini berasal dari kepercayaan non Islam yang mengkeramatkan angka tiga. Mereka mempercayai bahwa angka tiga merupakan angka suci untuk Tuhan, dan jika dikaitkan dengan manusia akan memberi kesan buruk. Kilatan yang muncul dari ‘flash’  kamera dipercaya akan mengambil salah satu nyawa mereka, iaitu dia yang berada di tengah ketika berfoto bertiga. Namun jika ditelaah dalam padangan Islam, maka tidak ada kaitannya antara foto bertiga dengan meninggalnya seseorang. Siapapun boleh mengambil foto bersama dengan orang lain tanpa perlu bimbang jumlah tiga karena takut mendapat malapetaka

Kepercayaan bahawa foto bertiga membawa malapetaka sehingga membawa kematian sewajarnya ditolak oleh mereka yang mentauhidkan Allah yang Esa agar tidak termasuk dalam golongan yang dimaksudkan dalam firman Allah, “Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutlah apa yang telah diturunkan Alah,” mereka menjawab, “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapatkan dari (perbuatan) nenek moyang kami.” (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170).

So, bila kebetulan sahabat anda ada yang pernah mengambil foto bertiga. Lalu tak lama kemudian ada yang meninggal. Bukan bererti itu kerana kutukan disebabkan foto bertiga. Tapi kerana memang ajalnya sudah tiba. Oleh sebab itu jangan kotori aqidah kita daripada hal-hal yang berbau syirik. Tidak ada yang boleh memberikan manfaat dan mudharat kecuali Allah. Maka tauhidkanlah Allah. Janganlah kita memiliki keyakinan yang tidak benar. Dengan meyakini bahawa foto bertiga boleh menimbulkan bencana atau mengundang sial kepada manusiaSemoga kita diselamatkan dari kesyirikan. Semoga kita senantiasa diberikan hidayah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk selalu mentauhidkannya. Dan agar hati kita dijauhkan dari was-was syaitan. Dan agar senantiasa kita meyakini bahawa yang dapat memberikan manfaat dan mudharat hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Read More
Inovatif

4 kenikmatan yang hanya ada di syurga


Syurga adalah sesuatu yang tidak dapat difahami manusia sampai mereka masuk ke dalamnya, tapi Allah telah menunjukkan kepada kita sebagian dari kenikmatan surga dalam Quran. Allah menggambarkannya sebagai tempat yang jauh berbeza dengan kehidupan dunia ini, baik dalam sifat dan tujuannya, serta berbagai nikmat yang ada di dalamnya. Allah dalam Quran menjelaskan tentang surga kepada manusia. Surga adalah kenikmatan yang Allah tawarkan kepada manusia, merupakan sebuah kurnia yang besar, dan keindahannya tidak terkira. Surga adalah sebuah tempat dimana segala kurnia telah diciptakan dengan sempurna dan di mana manusia akan ditawarkan segala sesuatu yang diinginkan jiwa dan hati mereka, tempat dimana kecemasan, kesedihan, dan penyesalan tidak ada lagi. Setiap jenis keindahan dan kenikmatan ada dalam surga dan akan disuguhkan dibalut kesempurnaan yang tak pernah dilihat atau diketahui siapapun sebelumnya. Allah telah menyiapkan surga sebagai hadiah, yang akan ditawarkan hanya kepada orang-orang yang diperkenankan-Nya.

Tapi bagaimanakah sifat dari kenikmatan-kenikmatan dalam surga, dan apa bezanya dengan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dunia ini? Mari kita bahas beberapa perbedaan ini.

1. Kebahagiaan dan tidak ada lagi rasa sakit / penderitaan


Sementara orang-orang di dunia ini mendapatkan kesenangan, mereka juga menghadapi banyak musibah dan penderitaan. Jika seseorang menganalisis kehidupan yang dia jalani, dia akan menemukan bahwa jumlah masalah yang dihadapi jauh melebihi kemudahan dan kesenangan yang dirasakannya. Adapun kehidupan dalam surga, tidak pernah ada kesulitan atau penderitaan di dalamnya, dan orang-orang akan hidup dalam sukacita dan kebahagiaan di dalamnya. Semua hal yang menyebabkan kesedihan, rasa sakit, dan penderitaan yang manusia alami di dunia ini tidak ada lagi di dalam surga. Mari kita bahas lebih detil tentang hal ini.

2. Kekayaan


Ketika seseorang memikirkan tentang kesuksesan dalam hidup ini, mereka biasanya membayangkan rumah besar, perhiasan, pakaian mahal, dan mobil mewah; harta yang melimpah dipandang sebagai kunci untuk hidup bahagia. Bagi kebanyakan orang, kesuksesan tak jauh-jauh dari soal harta kekayaan, meskipun hal ini tidak benar. Seberapa seringnya kita melihat orang-orang yang hidup dengan kekayaan melimpah namun kehidupannya tidak tenang atau sengsara, bahkan terkadang mereka ingin melakukan bunuh diri karenanya! Kekayaan adalah sesuatu yang secara naluriah manusia sangat inginkan bagaimana pun caranya. Ketika keinginan ini tidak terpenuhi, hal ini menyebabkan kesedihan dalam diri seseorang. Karena itulah, Allah telah menjanjikan penghuni surga bahwa mereka akan memiliki semua yang mereka inginkan berkenaan dengan kekayaan dan harta benda, baik bagi mereka yang sangat miskin ketika di dunia, dan juga bagi mereka yang hidupnya stabil namun menginginkan lebih lagi. Allah menjelaskan tentang hal ini dengan firmanNya:

“Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam syurga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya." (Quran 43:71)

"(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu." (Quran 69:24)

“...dalam syurga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah." (Quran 18:31)

3. Terbebas dari Penyakit dan Kematian


Salah satu penyebab dari rasa sakit dan penderitaan dalam hidup ini adalah kematian orang yang dicintai dan penyakit, dimana kedua hal ini tidak ada lagi dalam surga. Tidak ada orang yang akan merasakan sakit atau menderita dalam surga. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda tentang para penghuni syurga:

"Mereka tidak akan pernah jatuh sakit, membuang ingus, atau meludah." (Shahih Al-Bukhari)

Tidak ada akan kematian dalam syurga. Semua orang akan hidup kekal menikmati kesenangan di dalamnya. Nabi Muhammad mengatakan bahwa seorang penyeru akan berseru ketika manusia memasuki syurga:

"Sesungguhnya kalian akan tetap sehat dan tidak pernah sakit lagi, kalian akan tetap hidup dan tidak pernah mati lagi, kalian akan tetap muda dan tidak pernah tua renta lagi, kalian akan terus berbahagia, dan tidak pernah merasa sedih dan menderita lagi." (Shahih Muslim)

4. Hubungan Sosial yang Baik



Gundah gulana yang dirasakan akibat keretakan dalam hubungan dengan kerabat, kata-kata yang jahat atau menyakitkan, semua itu tidak akan ada lagi dalam surga. Mereka hanya akan mendengar kata-kata yang baik dan damai. Allah berfirman:

"Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam." (Quran 56: 25-26)

Tidak akan ada permusuhan antara satu sama lain atau sakit hati:

"Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka..." (Quran 7:43)

Rasulullah bersabda:

"Tidak akan ada kebencian atau dendam di antara mereka, hati mereka akan menjadi satu, dan mereka memuliakan Allah di pagi dan sore." (Shahih Al-Bukhari)

Manusia akan memiliki sahabat-sahabat terbaik di syurga, yang juga merupakan orang-orang terbaik di dunia:

"Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, orang-orang yang teguh dalam kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya!" (Quran 4:69)

Hati penduduk syurga itu bersih, tutur kata mereka tulus dan enak didengar, perbuatan mereka pun baik. Tidak akan ada yang saling menyakiti, membuat jengkel, menyinggung, atau membicarakan hal-hal provokatif di sana, karena surga terbebas dari semua kata-kata dan perbuatan yang tidak berharga. Jika kita membahas semua hal yang menyebabkan kita menderita di dunia ini, tentunya kita tidak akan menemukan satu pun hal itu di syurga kelak.
Read More
Inovatif

10 wasiat Imam Syafie sebelum pulang ke rahmatullah


SEBELUM Imam Syafie pulang ke rahmatullah, beliau sempat berwasiat kepada para muridnya dan umat Islam seluruhnya.Berikut ialah kandungan wasiat tersebut:



"Barangsiapa yang ingin meninggalkan dunia dalam keadaan selamat maka hendaklah ia mengamalkan sepuluh perkara."



PERTAMA: HAK KEPADA DIRI.

Iaitu: Mengurangkan tidur, mengurangkan makan, mengurangkan percakapan dan berpada-pada dengan rezeki yang ada.



KEDUA: HAK KEPADA MALAIKAT MAUT

Iaitu: Mengqadhakan kewajipan-kewajipan yang tertinggal, mendapatkan kemaafan dari orang yang kita zalimi, membuat

persediaan untuk mati dan merasa cinta kepada Allah.



KETIGA : HAK KEPADA KUBUR

Iaitu : Membuang tabiat suka menabur fitnah, membuang tabiat kencing merata-rata, memperbanyakkan solat Tahajjud dan membantu orang yang dizalimi.



KEEMPAT: HAK KEPADA MUNKAR DAN NAKIR

Iaitu : Tidak berdusta, berkata benar, meninggalkan maksiat dan nasihat menasihati.



KELIMA : HAK KEPADA MIZAN (NERACA TIMBANGAN AMAL

PADA HARI KIAMAT)

Iaitu : Menahan kemarahan, banyak berzikir, mengikhlaskan amalan dan sanggup menanggung kesusahan.



KEENAM : HAK KEPADA SIRAT (TITIAN YANG MERENTANGI

NERAKA PADA HARI AKHIRAT)

Iaitu : Membuang tabiat suka mengumpat, bersikap warak, suka membantu orang beriman dan suka berjemaah.



KETUJUH : HAK KEPADA MALIK (PENJAGA NERAKA)

Iaitu : Menangis lantaran takutkan Allah SWT, berbuat baik kepada ibu bapa, bersedekah secara terang-terangan serta sembunyi dan memperelok akhlak.



KELAPAN : HAK KEPADA RIDHWAN (MALAIKAT PENJAGA

SYURGA)

Iaitu : Berasa redha dengan Qadha’ Allah, bersabar menerima bala, bersyukur ke atas nikmat Allah dan bertaubat dari melakukan maksiat.



KESEMBILAN : HAK KEPADA NABI S.A.W

Iaitu : Berselawat ke atas baginda, berpegang dengan syariat, bergantung kepada as-Sunnah (Hadith), menyayangi para sahabat, dan bersaing dalam mencari keredhaan Allah.



KESEPULUH : HAK KEPADA ALLAH SWT

Iaitu : Mengajak manusia ke arah kebaikan, mencegah manusia dari kemungkaran, menyukai ketaatan dan membenci kemaksiatan.



Credit: Koleksi Short Note Ustaz Azhar Idrus
Read More
Inovatif

9 Perkara Pasangan Suami Isteri Dianggap Berzina Sepanjang Pernikahannya


Menikah bertujuan untuk menjaga kesucian diri, namun pernikahan boleh menjadi zina apabila wanita telah mengandung sebelum bernikah. Hal ini berlaku kerana pernikahan bukan semata-mata untuk perkahwinan tetapi untuk menutup malu.

Mengenai persoalan ini. Ada dua pendapat tentang menikahi wanita hamil diluar nikah, ada pendapat yang membolehkan, ada yang mengharamkannya. Adapun yang membolehkan tetap dengan aturan-aturan yang wajib difahami.

Berikut pendapat yang mengharamkan nikah saat wanita sedang hamil :

Perkahwinan seumpama ini, Hari ini memang sudah biasa karena keluarga biasanya memilih jalan untuk menutup malu. Sehingga jika anaknya terlanjur hamil di luar nikah, maka cepat-cepat dikahwinkan.

Berdasarkan kenyataan tersebut, nikah dianggap TIDAK SAH, maka pasangan itu kelak hidup dalam zina sampai mereka menyadari kesalahan dan bertaubat. Persoalan ini telah diajukan kepada seorang Imam, di mana banyak persoalan lain timbul dari persoalan pokok tersebut.

Pasangan suami isteri dianggap berzina sepanjang perkahwinan mereka jika…

1. Apakah langkah yang sewajarnya sekiranya seorang gadis belum berkahwin didapati hamil anak luar nikah?

Gadis itu tidak boleh berkahwin sebelum bayi itu dilahirkan.

2. Sekiranya lelaki yang bertanggungjawab itu bersedia mengahwini gadis itu, bolehkah mereka menikah?

Tidak. Mereka tidak boleh menikah sebelum bayi itu dilahirkan.

3. Adakah pernikahannya itu sah sekiranya mereka menikah?

Tidak. Pernikahannya itu TIDAK SAH. Seorang lelaki tidak boleh mengahwini seorang wanita hamil, walaupun lelaki itu merupakan ayah dari bayi yang dikandung itu.

4. Sekiranya mereka menikah, apakah tindakan mereka itu membenarkan keadaan?

Mereka tetap harus berpisah. Perempuan itu sepatutnya menunggu setelah melahirkan, barulah mereka boleh menikah sekali lagi, secara sah.

5. Bagaimana kalau keadaan itu tidak dibenarkan?

Maka mereka akan hidup di dalam zina karena pernikahannya itu tidak sah.

6. Apakah hak seorang anak luar nikah?

Kebanyakan pendapat mengatakan bahwa anak itu TIDAK MEMILIKI HAK untuk menuntut apa-apa dari ayahnya.

7. Sekiranya hukum mengatakan lelaki itu bukan ayah DARI anak tersebut, adakah itu bererti dia bukan mahram anak perempuannya sendiri?

Ya. Dia tidak boleh menjadi mahram.

8. Sekiranya seorang lelaki Muslim Dan seorang wanita Muslim (atau bukan Muslim) ingin bernikah setelah bersekedudukan, apakah tindakan yang semestinya?

Mereka tidak boleh menikah, dan menunggu setelah perempuan itu haid satu kali sebelum mereka boleh bernikah.

Soalan 9 : Sekiranya saya kenal/tahu seseorang di dalam keadaan ini, apakah saya perlu memberitahu kepadanya, atau lebih baik menjaga tepi kain sendiri?

Anda wajib memberitahu, kerana itu sebahagian tanggungjawab anda sebagai saudaranya. Mereka harus diberi peluang untuk meluruskan keadaan mereka, kalau tidak semua keturunan yang lahir dari pernikahan tidak sah itu adalah anak-anak yang tidak sah taraf.

Tolong Share dan jangan abaikan text ini. Ini merupakan satu perkara yang serius. Jadi, fahami dan dalami betul-betul dan bincanglah dengan Imam/ustaz sekiranya perlu.
Read More
Inovatif

Dakwah unik dan menyentuh jiwa (Talk Islam) dengan subtitle 1


Dakwah dilakukan anak muda ini sangat berkesan dan mencecah jutaan penonton diserata dunia. Kaedah dilakukan bersifat kontemporari dan menjawab pelbagai isu secara padat, mudah dan ringkas.

 
3
Read More